Dalam Professors Summit V kali ini, Forum Dewan Guru Besar Indonesia (FDGBI) mengundang tiga guru besar inspiratif untuk berbagi tentang perjalanan mereka dalam memaknai dan melaksanakan Tri Dharma PT dalam lingkungan yang penuh tantangan.
Prof. Alfitri, M.Ag., LL.M., Ph.D dari UINSI Samarinda, adalah guru besar yang berkarir di daerah yang menjadi academic leader dalam pengelolaan jurnal ilmiah. Mengelola jurnal adalah pekerjaan altruistic, penuh dgn selflesness, apalagi jika ingin memenuhi standar global. Prof. Alfitri adalah Editor dari Jurnal Mazahib, Jurnal Pemikiran Hukum Islam yang baru saja berhasil terindeks Scopus, sebuah lembaga pengindeks jurnal bereputasi glonal. Prof Alfitri memberikan presentasi tentang Tantangan Internasionaliasi Jurnal Sosiohumaniora. Terindeksnya jurnal di Scopus adalah sebuah pengakuan internasional yang hanya bisa dicapai oleh kerja keras, persistensi tinggi dan pengorbanan.
FDGBI juga mengundang Prof. Dr. Yusti Probowati, Psi dari Universitas Surabaya. Sudah lebih dari 10 tahun Prof. Yusti mengembangkan Shelter Rumah Hati Untuk Eks Napi Anak. Mereka ditampung enam bulan sampai bisa survive dan mandiri. Prof. Yusti mengingatkan dan menginspirasi kita bahwa sebagai Guru Besar, aktivitas kita bukan hanya selalu bersifat ilmu untuk ilmu, tetap juga bisa bersifat ilmu untuk masyarakat dan kemanusiaan. Sebuah makna Tri Dharma PT yang sesungguhnya.
FDGBI juga mengundan Prof. Ir. Felycia Edi Soetaredjo, S.T., M.Phil., Ph.D., IPM., ASEAN Eng dari Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya. Prof. Felycia adalah representasi Profesor muda yang berkarir di perguruan tinggi swasta yang kiprahnya banyak mendapat rekognisi termasuk secara internasional misalnya Distinguished Taiwan Alumni Award dari Kementerian Pendidikan Taiwan dalam bidang pengelolaan limbah juga 2017 Elsevier Foundation Award for Early Career Women Scientists in the Developing World. Prof. Felycia juga anggota dari Akademi Ilmuwan Muda Indonesia (ALMI). Prof. Felycia berbagi tentang Riset di bidang Waste Water Treatment dan Tantangan Kolaborasi Internasional Bagi Periset Karir Dini.
FDGBI mempunyai misi untuk meningkatkan sinergi antar perguruan tinggi, apapun itu statusnya (PTN, PTNBH, atau PTS), juga mendorong PT-PT dari seluruh Indonesia untuk berkolaborasi mencapai Indonesia yang lebih baik dengan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi.

